Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 Juli 2017 | 09:51 WIB

Ayah-Ibu, Aku Merindukanmu, Anakmu Kehilanganmu

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Minggu, 25 Juni 2017 | 00:07 WIB
Ayah-Ibu, Aku Merindukanmu, Anakmu Kehilanganmu
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ENTAH kenapa malam ini air mataku mengalir deras. Di tengah merenungi perjalanan hidup ini saat ini saya sungguh merindukan kehadiran orang tua saya yang saat ini telah ada di alam barzah.

Banyak orang yang melihatku bahagia karena saya bisa jalan-jalan ke mana saja, mendapatkan apa saja dan memperoleh apa yang saya mau. Tapi tahukah kalian wahai saudara dan sahabatku bahwa semua ini adalah karena berkah doa, usaha dan air mata kedua orang tuaku.

Setelah mereka tiada, aku baru tahu indahnya senyuman mereka. Setelah tak mungkin lagi ku bertemu di dunia ini, baru kurasakan nikmatnya mencium tangannya. Setelah terlambat, baru kusadari bahwa kebahagiaan diri yang sesungguhnya adalah ada pada kebahagiaan mereka. Ketulusan mereka dalam mendidik dan membimbingku sungguh tak mungkin tergantikan.

Berdosanya saya saat kini sadar belum bisa berbuat apapun untuk mereka. Ampuni salah dan dosa kedua orang tua kami ya Rabb. Sungguh berbahagia mereka yang masih memiliki pintu surga di rumahnya, yakni kedua orang tuanya. Jangan sia-siakan. Tatapan mata beliau adalah penuh kasih sayang, getaran suaranya sungguh menggugah jiwa. Ketika mereka telah tiada, kemana ketulusan dan kelembutan itu akan dicari?

Dulu, saat ku juara lomba, ayahku yang tepuk tangan telebih dulu. Dulu saat ku diwisuda, kulihat tetesan air mata di wajah mereka. Dulu saat kumenikah, kulihat tangis doa mereka agar kubahagia. Dulu saat ku pergi ke luar negeri, kerap kudengar nasehat dan syukur bangga mereka.

Kini, sungguh ku merindukan mereka. Ya Allah, kalau Engkau terima jalan dakwahku ke New Zealand dan Australia ini sebagai ibadah berpahala, kupersembahkan pahala itu kepada kedua orang tuaku. Merekalah yang berhak bahagia atas jalan anaknya. AIM. [*]

 
Embed Widget

x