Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 13:38 WIB

Jantung dan Jam

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Jumat, 9 Juni 2017 | 00:03 WIB
Jantung dan Jam
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

PERHATIKAN jantung kita lalu perhatikan pula jam dinding atau jam tangan kita. Tempelkan tangan ke dada dekat jantung kita, tempelkan telinga kita ke jam dinding atau jam tangan kita. Keduanya ada kesamaan, yakni sama-sama berdetak. Detak jantung dan detak jarum jam.

Namun keduanya memiliki beda. Detak jantung bisa jadi lebih lambat dan lebih cepat karena detak jarum jam terus berjalan. Tak menutup kemungkinan bahwa detak jantung berhenti karena peristiwa yang akan cepat terjadi setelah detak jarum jam terus berjalan. Namun, tidak berlaku sebaliknya.

Detak jantung adalah detak yang menjadikan kita hidup. Sementara detak jarum jam adalah detak untuk mengukur seberapa lama kita hidup. Dua-duanya sungguh menjadi salah satu indikator penting kebahagiaan hidup. Detak jantung ditentukan oleh kesehatan badan dan kondisi hati, sementara detak jarum jam ditentukan oleh sehat dan baiknya baterei yang dipakai.

Jaga kesehatan badan dan jaga kondisi hati. Walau yang terjadi tak selalu mendukung untuk sehat dan bahagia, namun teruslah berusaha menemukan sehat dan bahagia sampai detak jantung kita berhenti. Salam, AIM. [*]

Komentar

 
Embed Widget

x