Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Juni 2017 | 00:16 WIB

Berita Hoax dan Derajat Ketokohan Diri

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Selasa, 9 Mei 2017 | 02:14 WIB
Berita Hoax dan Derajat Ketokohan Diri
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

BEREDAR kabar di kalangan masyarakat Quraish kala itu bahwa Nabi Muhammad adalah orang gila. Beredar pula gossip bahwa beliau adalah tukang sihir.

Peredaran berita hoax ini cukup massive walau sebelum Nabi Muhammad mengumumkan dirinya sebagai Nabi semuanya sepakat bahwa Nabi Muhammad adalah pribadi yang baik, sabar dan jujur. Rupanya, berita hoax itu lahir dan berkembang bersamaan dengan kepentingan para pihak yang mungkin merasa terganggu dengan missi visi Rasulullah.

Tokoh yang membawa perubahan pasti akan mendapatkan hantaman terutama dari mereka yang pro status quo. Salah satu bentuk hantaman adalah menyebar berita palsu agar terjadi delegitimasi publik. Masyarakat digiring untuk bingung, ragu dan kemudian absen dalam dukungan kepada yang tokoh. Kalau begitu, para tokoh tak usah gelisah dengan berita hoax tentang dirinya. Sementara para calon tokoh harus siap mental dengan kemungkinan adanya gerakan peruntuhan citra diri.

Melihat dan membaca fakta sejarah, ternyata berlaku kaidah semakin tinggi derajat ketokohan seseorang maka semakin besar juga berita hoax yang beredar tentang dirinya. Berlakukah mafhum mukhalafah atau paham sebaliknya bahwa jika tak ada yang memberitakan palsu atau negatif maka ketokohannya masih dipertanyakan? Perlu dilakukan penelitian serius tentang ini.

Menarik untuk menutup status ini dengan merenungkan apa yang tertulis dalam kitab ish'ad al-rofiq syarah sullaam al-tawfiq bahwa "jika semua orang memujimu maka itu berarti kamu orang yang riya', jika semua orang membencimu maka berarti kamu orang jahat, namun jika ada yang membencimu dan ada yang mencintaimu, maka kamu adalah orang yang ikhlas."

Tak usah lakukan rekayasa pencitraan, teruslah berbuat yang terbaik dalam kehidupan, kemudian tak usah terlalu peduli dengan komentar dan berita hoax, karena semuanya akan terkoreksi oleh fakta dan data. Sabarlah wahai pemimpin dan calon pemimpin. Salam, AIM@to a beautiful island with beloved wife. [*]

 
x