Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 Juli 2017 | 05:45 WIB

Kenapa Kiamat Ditetapkan pada Hari Jumat?

Oleh : - | Jumat, 28 April 2017 | 07:00 WIB
Kenapa Kiamat Ditetapkan pada Hari Jumat?
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

HARI Jumat adalah hari yang utama dalam sepekan. Pada hari tersebut ada kejadian-kejadian besar, di antaranya adalah terjadinya kiamat. Juga pada hari tersebut Adam diciptakan, di hari itu pula beliau dimasukkan dalam surga, juga pada hari tersebut beliau dikeluarkan dari surga.

Dari Aus bin Aus, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Sesungguhnya di antara hari kalian yang paling utama adalah hari Jumat. Di hari itu, Adam diciptakan; di hari itu, Adam meninggal; di hari itu, tiupan sangkakala pertama dilaksanakan; di hari itu pula, tiupan kedua dilakukan." (HR. Abu Daud no. 1047, An Nasai no. 1374, Ibnu Majah no. 1085 dan Ahmad 4: 8. Hadits ini shahih kata Syaikh Al Albani)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

"Sebaik-baik hari dimana matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari Jumat Adam diciptakan, pada hari itu dia dimasukkan ke dalam surga dan pada hari Jumat itu juga dia dikeluarkan dari Surga. Hari Kiamat tidaklah terjadi kecuali pada hari Jumat." (HR. Muslim no. 854).

Beberapa faedah dari hadis di atas:

1. Hadis di atas menyebutkan keistimewaan hari Jumat dibandingkan hari-hari lainnya. Hari Jumat adalah hari terbaik dalam sepekan. Sedangkan hari Arofah adalah hari terbaik dalam setahun.

2. Dalam hadis di atas tidak semuanya menyebutkan keutamaan hari Jumat. Mengenai keluarnya Adam dari surga dan terjadinya kiamat tidaklah teranggap sebagai keutamaan hari Jumat namun menceritakan mengenai perkara besar yang nanti akan terjadi. Demikian penjelasan Al Qodhi Iyadh.

3. Hadis tersebut menunjukkan bahwa seorang hamba di hari Jumat hendaklah mempersiapkan diri dengan berbagai amal saleh supaya mendapatkan rahmat Allah dan tercegah dari murka Allah. Demikian juga penjelasan dari Al Qodhi Iyadh.

4. Hari kiamat disegerakan sebagai balasan bagi para nabi, shiddiqin, para wali Allah dan selainnya, juga untuk menampakkan karomah dan kemuliaan mereka.

(Disarikan dari Syarh Muslim, Imam Nawawi, 6: 142)

Namun kapan tanggal pasti kiamat itu datang, tidak ada yang mengetahuinya.

"Manusia bertanya kepadamu tentang hari berbangkit. Katakanlah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang hari berbangkit itu hanya di sisi Allah". Dan tahukah kamu (hai Muhammad), boleh jadi hari berbangkit itu sudah dekat waktunya." (QS. Al Ahzab: 63)

Wallahul muwaffiq. [Muhammad Abduh Tuasikal/Rumaysho]

 
Embed Widget

x