Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 26 Maret 2017 | 02:38 WIB
Hide Ads

Yang Asli dan Yang Palsu

Oleh : KH Ahmad Imam Mawardi | Sabtu, 18 Maret 2017 | 14:36 WIB
Yang Asli dan Yang Palsu
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

ADALAH biasa bahwa ada di antara kita yang fanatik sekali dengan barang original, barang asli, walaupun harganya mahal. Kepuasan akan kualitas menjadi pertimbangan utama. Adalah tak jarang bahwa di antara kita ada juga yang tak fanatik pada keaslian barang, yang penting adalah modelnya dengan catatan harganya murah.

Untuk dipersembahkan atau dihadiahkan kepada sesama manusia, adalah tak masalah apakah memberikan yang asli atau yang tiruan. Namun, persembahan kita kepada Allah haruslah yang asli, original, yang berkelas dan berkualitas. Karena itulah maka dalam ibadah ada dipersyaratkam ikhlas yang bermakna murni alias tak bercampur dengan lainnya.

Keyakinan akidah kita adalah keyakinan yang harus murni. Tanda-tandanya adalah keyakinan itu tak berkurang walau harus menjalani banyak derita. Pengabdian kita haruslah murni atau ikhlas. Tanda-tandanya adalah tak pernah bosan walau harus menghadapi gelombang kehidupan tak menentu.

Cinta kita kepada Allah juga haruslah asli, original, murni. Tanda-tanda cinta yang murni adalah cinta tak berubah walau diperlakukan bagaimanapun oleh yang dicinta. Sungguh kemurnian dar originalitas keimanan serta keislaman kita pasti diuji. Sungguh tak mudah namun kita harus terus berupaya memurnikannya. Kepalsuan, imitasi dan ketakutuhan hanya akan mengakibatkan kita tertolak pada akhirnya. Salam, AIM. [*]

0 Komentar

Belum ada komentar untuk berita ini.

Kirim Komentar

Silahkan isi kode keamanan berikut

Komentar akan ditampilkan di halaman ini, diharapkan sopan dan bertanggung jawab. INILAH.COM berhak menghapus komentar yang tidak layak ditampilkan.

x