Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 22 Agustus 2017 | 08:46 WIB

Tahukah Kamu Makna Hadis Muttafaq alaih?

Oleh : - | Kamis, 12 Januari 2017 | 15:00 WIB
Tahukah Kamu Makna Hadis Muttafaq alaih?
(Foto: ilustrasi)
facebook twitter

ISTILAH muttafaq alaihi gabungan dari frasa muttafaq yang artinya disepakati, dan frasa alaih yang artinya atasnya. Sehingga gabungan dari dua frasa ini, muttafaq alaihi artinya sesuatu yang disepakati. Mengingat istilah ini digunakan dalam ilmu hadis, maka hadis muttafaq alaih artinya hadis yang disepakati kesahihannya. Ada 3 penggunaan istilah muttafaq alaih yang disampaikan para ulama,

Pertama, hadis yang diriwayatkan Bukhari & Muslim dalam kitab sahihnya.

Dan riwayat Bukhari Muslim bisa disebut muttafaq alaih jika memenuhi 3 syarat,
- Hadisnya sama, meskipun redaksinya berbeda
- Sahabat yang meriwayatkan sama
- Disebutkan dalam kitab shahihnya. Jika diriwayat Bukhari di kitabnya yang lain, seperti kitab Adabul Mufrad, kitab Tarikh atau yang lainnya, maka tidak berlaku istilah muttafaq alaih.

Istilah inilah yang digunakan oleh umumnya ulama hadis mutaakhirin.

Kedua, hadis yang diriwayatkan 3 imam, Bukhari, Muslim dalam kitab sahihnya dan imam Ahmad dalam al-Musnad. Ini merupakan istilah yang digunakan Majduddin Abul Barakat Abdus Salam dalam kitabnya Muntaqa al-Akhbar (al-Muntaqa fi al-Ahkam as-Syariyah min kalam Khoiril Bariyah). Kitab ini diberi penjelasan as-Syaukani menjadi kitab tebal berjudul Nailul Authar.

Di mukadimahnya dinyatakan, "Tanda untuk riwayat Bukhari & Muslim dengan istilah Akhrajahu, untuk riwayat selain dua orang ini (Ahmad, Nasai, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibnu Majah) dengan istilah rawahul khamsah. Dan jika diriwayatkan 7 perawi (Bukhari, Muslim, Ahmad, Nasai, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibnu Majah) dengan istilah Rawahul Jamaah. Dan untuk riwayat Ahmad, Bukhari, dan Muslim dengan istilah muttafaq alaih." (Nailul Authar, 1/1)

Ketiga, hadis yang sanadnya sahih, perawinya bebas dari cacat dan penilaian negatif dari para ulama, meskipun tidak diriwayatkan Bukhari, Muslim, maupun Imam Ahmad. Dengan kata lain, hadis yang disepakati shahih menurut para ulama ahli hadis, meskipun tidak diriwayatkan Bukhari & Muslim. Ulama yang menggunakan istilah muttafaq alaih dengan makna seperti di atas adalah al-Hafidz Abu Nuaim dalam kitabnya Hilyah al-Auliya.

Syarafuddin Ali bin al-Mufadhal memberikan pejelasan penggunaan istilah muttafaq alaih menurut Abu Nuaim, "Yang dimaksud Abu Nuaim dengan istilah yang beliau sampaikan, Muttafaq alaih adalah hadis yang diriwayatkan Bukhari & Muslim dalam kitab sahihnya. Namun yang beliau maksud adalah hadis yang perawinya selamat dari celah kekurangan dan tidak ada celaan dengan illah (cacat), menurut yang saya tahu." (al-Arbaun ala at-Thabaqat, hlm. 457)

Demikian, semoga semakin mendekatkan kita dengan suasana ilmu mustholah hadis. [Ustadz Ammi Nur Baits]

 
Embed Widget

x